Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hikmah

Keistimewaan Muharram dan Hikmah Hijrah | RMAS Dasgun

Bulan Muharram adalah satu di antara bulan-bulan yang mulia ( al-asyhur al-hurum ), yang diharamkan berperang di bulan ini. Ia dipandang bulan yang utama setelah bulan Ramadhan. Oleh karenanya, kita disunnahkan berpuasa terutama pada hari ‘Asyura, yakni menurut pendapat mayoritas ulama, tanggal 10 Muharram. Di antara fadhilah bulan Muharram, adalah ia dipilih oleh Allah  subhanahu wata’ala  sebagai momen pengampunan umat Islam dari dosa dan kesalahan. 

Keistimewaan Bulan Sya'ban | RMAS Dasgun

Bulan Sya’ban adalah bulan ke delapan dari nama-nama bulan kalender Hijriyah, setelah bulan Rajab dan sebelum Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah bulan yang diistimewakan Nabi SAW dan pula diagungkan, sehingga selayaknya bagi seluruh kaum muslim untuk turut pula mengagungkan bulan ini. Dalam sebuah hadis, Nabi Saw bersabda; Sya’ban adalah bulan dimana amal seseorang dilaporkan kepada Allah Swt dan saya senang bila amalku dilaporkan dalam keadaan saya berpuasa”. Dalama kitabnya Ma dza Fi Sya’ban, Sayyid Muhammad bin Abbas al-Maliki menjelaskan banyak riwayat yang menjelaskan tentang keagungan dan keutamaan bulan Sya’ban ini, termasuk di antaranya mengapa bulan ini dinamakan bulan Sya’ban.

Raih Keistimewaan 10 Hari Terakhir Bulan Rajab | RMAS Dasgun

peringatan Isra' & Mi'raj Nabi Muhammad SAW Saat ini, bulan Rajab sudah memasuki masa 10 hari terakhir. Waktu ini perlu dimanfaatkan umat Islam dengan sebaik-baiknya. Ini agar kita tidak kehilangan kesempatan meraih keutamaan Rajab yang begitu besar. Rajab termasuk dalam bulan asyhurul hurum atau bulan-bulan mulia. Secara umum, asyhurul hurum dalam setahun ada empat dengan tiga bulan berurutan yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, kemudian Rajab.

Ketika Sayyidina Husain Dihina | RMAS Dasgun

قيل عن الحسين بن علي رضي الله عنهما أنه بلغه عن رجل كلام يكرهه فأخذ طبقًا مملوءًا من التمر الجني وحمله بنفسه إلي دار ذلك الرجل فطرق الباب فقام الرجل وفتح الباب فنظر إلي الحيسن ومعه الطبق فقال: وما هذا يا ابن بنت رسول الله؟ قال: خذه فإنه بلغني عنك أنك أهديت إليّ حسناتك فقابلت بهذا Dikisahkan tentang Sayyidina Husain bin Ali radiyallahu ‘anhumâ bahwa telah sampai kepadanya perkataan seseorang yang tidak menyenangkannya, kemudian ia mengambil piring besar dan memenuhinya dengan kurma yang baru saja dipetik. Ia membawanya sendiri ke rumah orang yang berkata tidak menyenangkan itu.